Pesan Ketum PWI untuk Wartawati Menembus Narasumber

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir/Foto. Ist/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, SERANG - Ketua Umum Persatuan Wartawan
Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menilai wartawati memiliki keunggulan
tersendiri dalam menjalankan profesi jurnalistik, salah satunya kemampuan yang
lebih luwes dalam menembus dan membangun komunikasi dengan narasumber.
Hal tersebut disampaikan Akhmad Munir, yang akrab disapa Cak
Munir, saat menghadiri acara Silaturahmi Wartawati Se-Indonesia dalam rangka
peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Pendopo Kantor Gubernur Banten,
Kota Serang, Sabtu (7/2/26).
“Wartawati sering kali lebih luwes dalam menembus
narasumber. Ini merupakan pengamatan umum di dunia jurnalistik, terutama karena
kekuatan pendekatan interpersonal yang dimiliki jurnalis perempuan,” ujar
Munir.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Komisi Pemberdayaan
Wartawan Perempuan PWI Pusat dan diikuti ratusan wartawati dari berbagai daerah
di Indonesia. Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati
Natakusumah dan menghadirkan CEO Kompas TV, Rosiana Silalahi, sebagai
narasumber utama.
Dalam sesi dialog, Rosiana Silalahi berbagi pengalaman dan
kiat sukses berkarier sebagai wartawati dan pimpinan media. Ia menegaskan bahwa
profesi wartawan, khususnya di televisi, memiliki tantangan besar yang harus
dijalani dengan penuh tanggung jawab.
“Tantangan itu pasti ada. Di balik kesan sukses dan terlihat
keren, ada tanggung jawab besar. Jalani profesi ini sepenuh hati dan berikan
kontribusi lebih dari sekadar apa yang ditugaskan,” kata Rosiana yang mengawali
karier jurnalistiknya di TVRI.
Rosiana juga mengingatkan maraknya praktik pengambilan atau
penyalinan produk jurnalistik tanpa izin, terutama oleh media di daerah.
Menurutnya, ribuan konten jurnalistik Kompas TV kerap dicomot dan ditayangkan
kembali tanpa tanggung jawab, bahkan dengan konteks yang berbeda.
Ia mendorong perusahaan pers daerah untuk memproduksi karya
jurnalistik orisinal yang mengangkat kekhasan lokal agar memiliki daya saing
yang kuat. “Media daerah harus berani tampil berbeda dan menggali potensi
lokal. Produk jurnalistik yang unik dan berkualitas akan lebih mudah bersaing,”
tegas Rosiana.
Acara silaturahmi ini menjadi ajang berbagi pengalaman
sekaligus penguatan peran wartawati dalam dunia jurnalistik nasional dan
merupakan rangkaian kegiatan HPN 2026 yang berlangsung pada 6–9 Februari 2026,
dengan dukungan berbagai mitra nasional, seperti Artha Graha Peduli, Artha
Graha Network, PT Astra International Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT
Pertamina Persero, GAPKI, Triputra Group, PT Djarum, BYD Motor Indonesia, PT
PLN Persero, Harita Nickel, PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, PT Freeport
Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi, PT Bank Mandiri Persero Tbk, PT Bank
Negara Indonesia Persero Tbk, PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, PT Telkom
Indonesia Persero Tbk, PT Pegadaian, Jamkrindo, PT Indofood Sukses Makmur Tbk,
PT Bank Syariah Indonesia Persero Tbk, PT Taspen Persero, Pelindo, Sinar Mas
Land, Bank BJB, PT Nestlé Indonesia, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul
Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, Kompas.id, PT Kereta Api Indonesia Persero, BPJS
Kesehatan, PT Asuransi Kredit Indonesia, serta PT Pupuk Kalimantan Timur.