Notification

×

Iklan

Iklan

Yatim, Dhuafa, Hafidz dan Penyandang Disabilitas Ikuti Ramadhan Meriah Penuh Berkah

Senin, 25 Maret 2024 | 22:10 WIB Last Updated 2024-03-25T15:10:27Z

Para anak Yatim, Dhuafa, Hafidz dan Penyandang Disabilitas saat mengikuti Ramadhan Meriah Penuh Berkah (Remember) di Sasana Kriya Ballroom TMII Jakarta, Minggu (24/3)/Rangga/akuratnews.id


AKURATNEWS.ID, JAKARTA - Sebanyak 1000 anak yatim, Dhuafa, Hafidz dan Penyandang Disabilitas melaksanakan buka puasa bersama secara serentak yang dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sasana Kriya Ballroom, pada Minggu (24/3), dengan tema 'Ramadhan Meriah Penuh Berkah',(REMEMBER). 


Acara yang digagas oleh beberapa komponen, seperti Perkumpulan Pengadaan Jasa Boga Indonesia (PPJI), Dompet Dhuafa, Rumah Lebah Peduli Nusantara dan Spesialis Volunteer Management, yang didukung oleh TMII, menggelar acara secara virtual dengan beberapa volunteer dari beberapa kota di Indonesia. 


Ketua DPD PPJI Prov. DKI Jakarta, Siti Djumiadini, mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua, yang mana pihaknya bersyukur jumlah anak yang mendapatkan santunan lebih dari 1000 orang. 


"Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi, bahkan saya tidak menyangka di luar dugaan Pemprov DKI sangat mensupport sekali," ungkapnya. 


"Anggota PPJI semua mendukung dari mulai dari konsumsi, dana, kerjakeras temen-temen. Bahkan iklan REMEMBER setiap halte di Semanggi, Senayan semuanya sangat mensupport. Tahun ini jumlah penerima naik sekitar 30 persen," katanya. 


Kebahagiaan anak-anak saat berbuka puasa bersama di acara Remember/Tangga/akuratnews.id


Dalam waktu yang sama, Presiden Direktur Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, mengungkapkan bagaimana kegiatan yang digelar merupakan kolaborasi banyak pihak. "Intinya bisa ikut bersama sama mereka yang tidak mampu ikut berbahagia," katanya. 


"Ini jauh lebih besar, lebih banyak acara dan acaranya lebih meriah dan yang support lebih banyak dan semoga ini lebih berkah," lanjutya. 


Spesialis Volunteer Management Fajar Firmansyah mengungkapkan, bagaimana persiapan acara dilakukan selama tiga bulan. 


"Persiapan selama tiga bulan, namun daily-nya hanya sekitar tiga minggu. Ini menjadi kebanggan bagi relawan yang mana relawan tidak dibayar dengan beragam peran dalam spesialisasi masing-masing," ungkapnya. 


Terkait harapan, Ketua PPJI menyatakan kegiatan tersebut menjadi berkah bagi semua dan PPJI lebih dikenal, khususnya di wilayah DKI Jakarta. 


"Pemprov bener-bener mensupport semoga tahun depan  semakin besar," katanya. 


Salah satu anak Penyandang disabilitas Tegar, yang menginspiratif dengan kisahnya/Rangga/akuratnews.id


Sementara itu bagi dompet dhuafa, Ahmad menyatakan, acara yang digelar merupakan tanggung jawab publik. Bahwa saat diberi amanah Dompet Dhuafa berusaha melaksanakan dengan sebaik baiknya. 


"Kita ingin mengajak semua masyarakat terlibat, perlu mendukung kegiatan seperti ini. Semoga dengan masyarakat turut ikut andil maka akan lebih banyak yang dapat terbantu," pungkasnya. 


Sebagai informasi, dalam menyambut buka puasa bersama, perwakilan anak-dari yayasan yang hadir menunjukan berbagai kemampuan. Dari menyanyi, tari, hingga membaca puisi. Selain itu, menyambut azan magrib juga turut diisi tausiah ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Ahmad Ihsan. 


Ratusan anak-anak yang hadir secara langsung bergembira bersama dengan berbagai hiburan yang ditampilkan, yang ditutup dengan penampilan KOJEK dan MARGE.