Notification

×

Iklan

Iklan

'One Day Kebudiluhuran' Pesan Mendalam untuk Capai Indonesia Emas

Jumat, 09 Januari 2026 | 17:47 WIB Last Updated 2026-01-09T10:47:27Z

 

'One Day Kebudiluhuran' Pesan Mendalam untuk Capai Indonesia Emas
Gelaran One Day Kebudiluhuran/Foto. Noorwan/akuratnews.id

AKURATNEWS.ID, JAKARTA - Mengawali Tahun 2026, Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar diskusi bertajuk budaya, dengan mengambil tema 'One Day Kebudiluhuran', Membumikan Pendidikan Karakter Menuju Indonesia Emas, yang diselenggarakan di Graha Mahardika, Universitas Budi Luhur.

Gelaran yang digelar dengan konsep diskusi dan melibatkan ratusan mahasiswa UBL ini, menghadirkan pemateri Budayawan dari Klaten, Jawa Tengah, yang membahas secara rinci penerapan kebudiluhuran dalam berkehidupan sosial masyarakat.

Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc,ditemui di sela-sela kegiatan menyampaikan, bahwasannya kegiatan 'One Day Kebudiluhuran' merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahunannya.

"Ini sebetulnya ending dari rangkaian mata kuliah tentang kebudiluhuran. Selalu endingnya seperti ini, kemudian kita langsung implementasi dalam bentuk inovasi kreativitasimplementas," ujar Prof. Agus, Jum'at (09/01/26).

Lebih jauh dia menyampaikan, mahasiswa tidak hanya sekedar menjalani perkuliahan sesuai dengan program pendidikannya masing-masing, namun juga perlu memahami etika dalam kebudiluhuran.

'One Day Kebudiluhuran' Pesan Mendalam untuk Capai Indonesia Emas
Ki-Ka: Ketua BPH Yayasan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B. A., M. SC., (Baju Putih), Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. Agus Setyo Budi M. SC., (Baju Merah). 


"Momen ini sebetulnya adalah momen untuk merefleksikan diri. Kami mendorong, Apakah kita sudah berbudi luhur? Jadi, ini relevan sekali, sehingga nanti harapan kita,  alumni UBL setelah mereka lulus, di masyarakat itu betul-betul dikenal sebagai alumni yang tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga berbudi pekerti yang baik," harapnya.

"Tagline kita adalah mencetak insan yang cerdas, berbudi luhur," lanjutnya. 

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc., menyampaikan, bagaimana materi-materi kebudiluhuran menjadi hal penting di tengah masyarakat modern yang sudah cukup enggan memahami arti pergaulan dalam pesan tradisi budaya nusantara.

"Ada banyak materi baru yang saya bisa pelajari. Walaupun kegiatan ini mengusung tema 'One Day Kebudiluhuran' kita berusaha melaksanakan nilai-nilai kebudiluhuran dalam kegiatan sehari-hari dalam hidup kita," katanya.

"Kita tahu orang baik dibedakan Tuhan dan kita belajar banyak apa yang kita bisa lakukan untuk menjadi lebih baik, untuk lingkungan kita, untuk keluarga dan di sini juga, untuk kampus kita," lanjutnya.

Sementara itu, pemateri dalam kegiatan ini yang juga seorang Budayawan Sigit Isrutianto dalam paparannya menyampaikan, bagaimana kata Budi Luhur memiliki arti yang mendalam.

"Budi itu pambudi.  Pambudi itu artinya adalah hati atau watak kita di dalam hati. Kemudian dicuatkan kepada kehidupan keseharian. Budi itu takaran yang tinggi, yang sangat baik, super. Sehingga budi luhur  adalah perbuatan manusia menuju kepada kebaikan," jelasnya.

"Syaratnya menyongsong Indonesia Emas adalah, cerdas dan berbudi luhur tidak ada yang lain," lanjutnya.

Dia juga mengingatkan terkait prilaku yang berasal dari pikiran yang nantinya berimbas kepada perbuatan dalam kehidupan sosial masyarakat.

"Hati-hatilah dengan pikiranmu. Karena pikiranmu itu akan menjadi ucapanmu. Hati-hatilah dengan ucapanmu. Karena ucapanmu itu akan menjadi tindakanmu.  Hati-hatilah dengan tindakanmu. Karena tindakanmu itu akan menjadi kebiasaanmu. Hati-hatilah dengan kebiasaanmu. Karena kebiasaanmu itu akan menjadi karaktermu. Hati-hatilah dengan karaktermu. Karena karaktermu itu akan menjadi takdirmu," pungkasnya.

Sebagai informasi, UBL merupakan kampus yang mengantongi prestasi sebagai kampus yang mengajarkan nilai-nilai kebudiluhuran dalam matakuliahnya. Nilai-nilai diyakini menjadi jalan keluar bagi masyarakat, khususnya di tanah air dalam berkehidupan sosial masyarakat.

Berbudi luhur berarti memiliki akhlak atau perilaku yang baik, mulia, dan terpuji, didasari oleh pikiran dan niat yang baik, serta diterapkan dalam tindakan sehari-hari dengan jujur, bertanggung jawab, empati, dan menghargai orang lain, menjadikannya karakter yang beretika dan beradab. Ini mencakup pengendalian diri, kepedulian sosial, dan ketaatan pada nilai moral untuk kebaikan diri dan lingkungan.