Notification

×

Iklan

Iklan

Industri Mainan Dinilai Tangguh Hadapi Ancaman Resesi

Jumat, 09 Desember 2022 | 09:33 WIB Last Updated 2022-12-09T02:33:47Z

 

Ilustrasi mainan yang tersebar di pasar tanah air.

AKURATNEWS, JAWA BARAT – Dunia dihantui dengan ancaman resesi yang terjadi di tahun 2023. Banyak pakar ekonomi menilai, tahun 2023 merupakan tahun gelap bagi pertumbuhan perekonomian, tanpa terkecuali Indonesia.


Ada hal menarik di salah satu industry di tanah air, bagaimana industry ini terlihat tidak begitu dinilai, namun sejatinya industry ini memiliki konsumen yang tak pernah habis masanya.


Industri mainan menjadi salah satu industry yang terus tumbuh khususnya di tahun 2022 ini.


Melansir dari data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, ekspor industri mainan sepanjang Januari-September 2022 mencapai 383 juta dolar AS atau tumbuh 29,83 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 295 juta dolar AS.


Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, dalam peresmian ekspansi pabrik PT Mattel Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (8/12/2022), mengatakan capaian tersebut membuat industri mainan menjadi salah satu pendongkrak industri manufaktur.


“Perkembangan industri mainan nasional pun menunjukkan tren yang meningkat, di mana nilai ekspor pada periode Januari sampai dengan September 2022 mencapai 383 juta dolar AS atau meningkat 29,83 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 295 juta dolar AS,” ujar Reni, dilansir dari Antara.


Industri Tangguh


Sementara itu, Produsen mainan Barbie dan Hot Wheels, PT Mattel Indonesia (PTMI) optimistis kinerja industrinya akan tetap bagus di tengah ancaman resesi pada tahun 2023. Menurut Vice President dan General Manager PTMI, Roy Tandean, industri mainan termasuk salah satu industri yang tangguh.


“Sangat resilient, tahan banting tehadap gejolak ekonomi. Bahkan selama 2 tahun ada banyak sekali tantangan, Covid-19 di mana-mana, industri mainan tetap bagus,” ujar Roy.


Walaupun dinilai menjadi industry yang tangguh, langkah strategis perlu diambil oleh Industri ini. Yang mana Mattel Indonesia tetap mengambil sejumlah langkah strategis untuk menghadapi ancaman resesi global di tahun 2023. Salah satunya melakukan transformasi digital, industri 4.0, termasuk bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian.