LLDikti Wilayah III Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi
AKURATNEWS.ID, BEKASI - Sebagai bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi publik dan membangun komunikasi konstruktif antara institusi dan media massa, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III menyelenggarakan kegiatan Temu Media LLDikti Wilayah III 2026 pada Rabu (22/4) di Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kampus Bekasi.
Pada kesempatan ini, LLDikti Wilayah III memaparkan berbagai
capaian kinerja dalam kurun waktu hingga tiga tahun terakhir, program-program
strategis yang tengah berjalan, serta arah kebijakan dan target capaian yang
akan difokuskan pada tahun 2026 sebagai wujud komitmen dalam peningkatan mutu
pendidikan tinggi.
Momen ini sekaligus menjadi ruang untuk menghadirkan
informasi yang utuh, berbasis data, dan relevan bagi publik, khususnya dalam
konteks perkembangan pendidikan tinggi di wilayah kerja LLDikti Wilayah III,
yaitu provinsi DKI Jakarta.
Beberapa informasi yang dipaparkan di antaranya data
statistik perguruan tinggi meliputi jumlah institusi, program studi, dosen, dan
mahasiswa terkini. Di DKI Jakarta saat ini ada 245 perguruan tinggi swasta di
bawah binaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
(Kemdiktisaintek) yang difasilitasi melalui LLDikti Wilayah III.
Dari jumlah tersebut, terdapat 2.029 program studi dengan
25.164 dosen dan 644.535 mahasiswa. Hal ini menggambarkan besarnya ekosistem
pendidikan tinggi di wilayah DKI Jakarta yang dinamis dan terus berkembang
serta potensi yang sangat besar untuk dapat melahirkan sumber daya manusia yang
unggul dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala LLDikti Wilayah III Dr. Henri Tambunan menyampaikan
bahwa Temu Media ini bukan sekadar forum penyampaian informasi satu arah,
tetapi juga ruang dialog yang dilandasi semangat transparansi dan keberimbangan
informasi.
“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan realitas
pendidikan tinggi kepada masyarakat. Melalui Temu Media ini, kami ingin
memastikan bahwa setiap capaian, tantangan, dan arah kebijakan dapat dipahami
secara utuh, sehingga publik memperoleh informasi yang akurat dan relevan,”
ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterbukaan terhadap media
merupakan bagian dari komitmen LLDikti Wilayah III dalam membangun kepercayaan
publik serta mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang senantiasa beradaptasi
untuk meningkatkan mutu.
Wujud Komitmen LLDikti Wilayah III Lewat Aksi Nyata
Salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi yang
dijalankan oleh LLDikti Wilayah III tercermin melalui peningkatan jumlah kerja
sama perguruan tinggi dalam tiga tahun terakhir, yaitu berupa MoU meningkat
34%, MoA meningkat 50%, dan IA meningkat pesat 149%. Selain itu, LLDikti
Wilayah III juga aktif menjalankan kerja sama dengan berbagai mitra dalam dan
luar negeri yang dapat mendukung meningkatnya mutu pendidikan tinggi di wilayah
Jakarta.
Beberapa di antaranya ialah pembentukan Industrial Advisory
Board (IAB) sebagai forum pengarah
kolaborasi perguruan tinggi dan industri yang dikolaborasikan bersama Asosiasi
Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK).
Sementara untuk kerja sama luar negeri, LLDikti Wilayah III
telah menjalankan kerja sama dengan mitra internasional dari berbagai negara
seperti Hungaria, Belanda, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Filipina dalam
kerja sama akademik dan non-akademik.
Dari bidang pengabdian masyarakat, LLDikti Wilayah III telah
sukses menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Smart Village di
Cianjur, Jawa Barat, sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam
mendukung pembangunan wilayah melalui hilirisasi riset dan inovasi kepada
masyarakat. Disusul pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik “Merajut
Nusantara” di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang berfokus pada bidang
kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kreatif.
Dalam lima tahun terakhir (2021–2026), LLDikti Wilayah III
mencatat capaian signifikan dengan lahirnya 632 guru besar dari perguruan
tinggi di wilayah binaannya. Hingga periode Januari sampai dengan April 2026,
sebanyak 15 guru besar telah dikukuhkan.
Untuk terus mendorong peningkatan jenjang karier akademik
dosen, LLDikti Wilayah III menyelenggarakan berbagai macam program seperti
pendampingan dan bimtek sebagai upaya sistematis dalam memperkuat kualitas
sumber daya manusia di perguruan tinggi.
Sejalan dengan upaya tersebut, LLDikti Wilayah III juga
memastikan dukungan kesejahteraan dosen melalui realisasi berbagai bentuk
tunjangan. Tercatat, realisasi tunjangan sertifikasi dosen mencapai
Rp31.794.189.665 bagi dosen ASN dan Rp425.904.932.550 bagi dosen non-ASN.
Selain itu, tunjangan kinerja bagi dosen ASN juga telah
direalisasikan sebesar Rp32.833.203.650. Langkah ini menjadi bagian dari
komitmen LLDikti Wilayah III dalam memastikan bahwa peningkatan karier akademik
dosen berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan.
Melalui berbagai upaya tersebut, LLDikti Wilayah III terus
memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik,
tetapi juga berdaya saing dan berkelanjutan. Dukungan terhadap pengembangan
karier dan kesejahteraan dosen diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak
akademisi unggul yang berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan
tinggi di Jakarta.
Seluruh program ini telah berkontribusi memberi dampak
positif pada pertumbuhan perguruan tinggi terakreditasi di DKI Jakarta dalam
lima tahun terakhir, di mana pada awal tahun 2026 ini telah ada 178 perguruan
tinggi swasta yang terakreditasi dan 33 perguruan tinggi telah unggul.
Pada kesempatan yang sama di forum Temu Media ini, Kepala
Bagian Umum LLDikti Wilayah III Tri Munanto menekankan pentingnya peran media
dalam mengawal isu-isu strategis pendidikan tinggi yang saat ini terus
berkembang.
“Di tengah berbagai isu seperti transformasi digital
pendidikan, peningkatan kualitas lulusan, hingga penguatan relevansi perguruan
tinggi dengan dunia kerja, kehadiran media menjadi sangat penting sebagai
jembatan informasi. Melalui forum ini, kami berharap media dapat menjadi mitra
kritis sekaligus kolaboratif dalam menyuarakan perkembangan pendidikan tinggi
secara berimbang,” ungkap Tri Munanto.
Melalui penyelenggaraan Temu Media 2026, diharapkan hubungan yang semakin erat dan saling percaya antara LLDikti Wilayah III dengan insan media tetap terjaga. Tak hanya itu, forum ini diwujudkan sebagai upaya mendorong terciptanya diseminasi informasi seputar pendidikan tinggi yang lebih luas dan berdampak.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman publik terhadap peran LLDikti dalam pembinaan dan pengawasan
perguruan tinggi swasta, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam
mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Lebih jauh, wujud komitmen peningkatan mutu pendidikan
tinggi ini juga sejalan dengan arah kebijakan dan semangat Diktisaintek
Berdampak, di mana setiap upaya penguatan tata kelola, transparansi informasi,
dan kolaborasi yang dilakukan LLDikti Wilayah III tidak hanya berorientasi pada
capaian administratif, tetapi juga pada kontribusi nyata pendidikan tinggi bagi
masyarakat.
Dengan demikian, peran LLDikti Wilayah III terus didorong untuk
menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, relevan, dan memberikan dampak
langsung bagi pembangunan bangsa.

Posting Komentar