Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Prioritas, Musrenbang Jakarta Timur Himpun 2.888 Usulan

Musrembang Jakarta Timur/Foto. Humas/akuratnews.id
AKURATNWES.ID, JAKARTA - Wali Kota Administrasi Jakarta
Timur, Munjirin, memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)
tingkat kota/kabupaten Provinsi DKI Jakarta yang digelar di Ruang Pola Sri
Gunting, Lantai 2 Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan Musrenbang tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah
DKI Jakarta, Uus Kuswanto, secara daring dari Ruang Pola Benyamin Sueb, Graha
Ali Sadikin, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.
Dalam forum tersebut, tercatat sebanyak 2.888 usulan
pembangunan dari masyarakat Jakarta Timur. Dari total itu, 433 usulan telah
diakomodasi dalam APBD Tahun Berjalan, 1.876 usulan akan dimasukkan ke dalam
Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, sementara 579 usulan lainnya belum dapat
diakomodasi.
Munjirin menyampaikan, Jakarta Timur sebagai wilayah
strategis memiliki beragam potensi yang harus terus dikembangkan melalui
perencanaan yang matang dan partisipatif. Ia menegaskan pentingnya Musrenbang
sebagai sarana menjaring kebutuhan riil masyarakat, mulai dari pembangunan
infrastruktur lingkungan hingga peningkatan kapasitas ekonomi warga.
“Beberapa program prioritas yang menjadi perhatian antara
lain pelaksanaan bazar di tingkat kota dan kecamatan, program Jumat Beli Lokal
(JBL), rehabilitasi gedung sekolah, pelatihan keterampilan seperti kuliner, minuman,
kue, hingga tata rias, serta penyelenggaraan job fair dua kali dalam setahun
dan penumbuhan wirausaha industri baru,” ujar Munjirin.
Di sektor pendidikan, sejumlah usulan prioritas juga
mengemuka dari tingkat kecamatan. Di antaranya pembangunan gedung sekolah baru,
seperti SMAN di Kelurahan Pondok Ranggon, Ujung Menteng, dan Pondok Kopi; SMK
di Kelurahan Pulo Gebang dan Ujung Menteng; serta SMPN di Kelurahan Setu,
Cawang, dan Rawa Terate.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota
Administrasi Jakarta Timur, Tulus Ludiyo Setiawan, menjelaskan bahwa rangkaian
Musrenbang akan dilanjutkan dengan sidang kelompok yang dijadwalkan mulai pekan
depan.
“Peserta akan dibagi ke dalam beberapa kelompok, seperti
bidang lingkungan hidup, pemerintahan, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.
Pembahasan dilakukan secara lebih rinci guna menyusun skala prioritas
pembangunan yang tepat sasaran,” jelasnya.
Ia berharap, melalui tahapan Musrenbang ini, seluruh usulan
masyarakat dapat terakomodasi secara bertahap dan menjadi bagian dari
perencanaan pembangunan yang efektif, khususnya di wilayah Jakarta Timur.

Posting Komentar