Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak

 

Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak

AKURATNEWS.ID, JAKARTA - Sinema Pictures merilis website memburupemangsa.com jelang  perilisan  film  terbaru  mereka  berjudul  Memburu  Pemangsa.  Tak  hanya mengenai  semesta  filmnya,  website  tersebut  juga  ditujukan  untuk  membangun kepedulian terhadap kasus penculikan anak yang hingga saat ini masih terjadi.

Mengutip Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), sepanjang 2022–2025, ada 91 kasus penculikan anak di Indonesia. Total,  ada  180  anak  menjadi  korban. Dari jumlah tersebut, beberapa kasus yang pernah menyita perhatian adalah penculikan terhadap 12 anak di berbagai tempat di Jakarta Selatan dan Bogor, Jawa Barat, yang dilakukan oleh satu orang pada 2022. Pada tahun lalu, masyarakat juga digemparkan dengan kasus balita berusia 4 tahun yang diculik yang dilakukan oleh sindikat adopsi ilegal.

Film   Memburu   Pemangsa   mengangkat   tentang   kisah   empat   jurnalis   yang melakukan perburuan dan investigasi terhadap kasus penculikan anak, yang dilakukan oleh penjahat yang bekerja sama dengan iblis.

“Melalui   website   memburupemangsa.com,   Sinemaku   Pictures   ingin   mengajak masyarakat Indonesia lebih aware terhadap kasus penculikan anak yang hingga saat ini   masih   terjadi.   Penculikan   anak   menjadi   kasus   besar   yang   menimbulkan keprihatinan,  dan  semoga  dengan  kampanye  ini  kami  juga  turut  meningkatkan kesadaran  terhadap  perlindungan  anak-anak,”  ujar sutradara  film Memburu Pemangsa Umay Shahab.

Di website tersebut tak hanya mencantumkan informasi seputar film termasuk memperkenalkan Teori Demonologi yang akan ada di film, namun juga kontak yang bisa dihubungi jika masyarakat mengalami kasus penculikan anak, sebagai bentuk penyediaan kanal informasi dan sumber resmi.

Sinemaku Pictures juga mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan foto identitas “Kartu Pemburu” di media sosial, dengan tagar yang menyertai #jagaanakanak. Dalam  sehari,  kampanye  ini  telah  diikuti  oleh  lebih dari 500 orang. Diharapkan melalui  kampanye  ini  juga  turut menjadi bagian untuk menggerakkan kesadaran terhadap kasus penculikan anak yang masih terjadi dan mengintai.

Film Memburu Pemangsa akan menjadi debut Horror Crime Action Umay Shahab yang menjadi film paling ambisius dari Sinemaku. Film ini juga diperkuat dengan mempersatukan   tiga   Ratu   Horor   Indonesia,   dibintangi   Laura   Basuki,   Prilly

Latuconsina,  Yasamin  Jasem,  dan  Taskya  Namya.  Film  ini  akan menjadi horror action pertama Laura Basuki, dan action pertama Prilly Latuconsina.

Ikuti  informasi  terbaru  mengenai  film  Memburu  Pemangsa  melalui  akun media sosial Sinemaku Pictures di Instagram @sinemaku_pictures dan @memburupemangsa dan website memburupemangsa.com Tonton film Memburu Pemangsa di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026!

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak
  • Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak
  • Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak
  • Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak
  • Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak
  • Sinemaku Pictures Merilis Website Memburu Pemangsa, Kampanye Jaga Anak-Anak dan Kewaspadaan Kasus Penculikan Anak

Posting Komentar