Perkuat Tata Kelola dan Kinerja Berkelanjutan, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan
![]() |
| Dua Penghargaan yang diterima Bank Jakarta, dalam Komitmennya Memperkuat Tata Kelola dan Kinerja Berkelanjutan/Foto. Ist/Akuratnews.id |
AKURATNEWS.ID, JAKARTA – Bank Jakarta kembali memperoleh apresiasi atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan kinerja berkelanjutan dengan meraih dua penghargaan pada hari yang sama, yakni Indonesia Enterprise Risk Management 2026 yang diselenggarakan oleh Economic Review serta Indonesia Best CFO Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi, pada Jumat (27/02). Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi, memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, serta menjaga pertumbuhan yang sehat di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.
Pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award, Bank Jakarta meraih predikat The Best Indonesia Enterprises Risk Management Gold Award (B) Excellent (4 Star) kategori Regional Development Company Asset >Rp90 Triliun. Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif Manajemen dan Karyawan dalam menjalankan transformasi yang berfokus pada penguatan fundamental bisnis.
“Pertumbuhan yang sehat
harus ditopang oleh tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang disiplin dan
akuntabel. Penguatan budaya sadar risiko di seluruh lini organisasi menjadi
bagian penting dalam memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap
berada dalam koridor prinsip kehati-hatian dan regulasi yang berlaku,” ujar
Ateng.
Proses penilaian 8th Indonesia
Enterprise Risk Management Award (IERMA) 2026 dilakukan melalui pendekatan secondary
data approach, yaitu evaluasi berbasis dokumen dan informasi publik perusahaan
seperti annual report, company profile, serta data pendukung lainnya
yang relevan, secara komprehensif dengan menitikberatkan pada aspek manajemen
risiko dan audit internal. Pada aspek manajemen risiko, dewan juri mengevaluasi
lingkungan internal dan penetapan sasaran (internal environment and objective
setting), proses identifikasi risiko, penilaian risiko, tanggapan atau mitigasi
risiko, hingga mekanisme pemantauan dan evaluasi yang diterapkan secara
berkelanjutan.
Selain itu, turut dinilai
kecukupan kualitas dan kuantitas sumber daya yang membawahi fungsi manajemen
risiko, termasuk sertifikasi, latar belakang pendidikan, kompetensi, serta
pengalaman profesional. Sementara itu, pada aspek audit dan audit internal,
penilaian mencakup independensi departemen audit dalam struktur organisasi
serta efektivitas tindak lanjut atas rekomendasi yang disampaikan auditor
internal sebagai bagian dari penguatan sistem pengendalian internal.
Pada ajang Iainnya, Bank Jakarta turut
memperoleh Indonesia Best CFO
Awards 2026 yang
diberikan kepada Direktur Keuangan & Strategi Bank
Jakarta, Basaria Martha Juliana, sebagai apresiasi atas
kepemimpinan strategis dalam menjaga kesehatan keuangan perseroan sekaligus
mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Proses penilaian dilakukan
melalui evaluasi kinerja keuangan berdasarkan laporan audited, analisis
pertumbuhan dan profitabilitas, efektivitas pengelolaan struktur biaya dan
likuiditas, peran CFO dalam mendukung transformasi dan digitalisasi keuangan,
serta riset independen dan pendalaman materi oleh dewan juri yang terdiri dari
akademisi dan praktisi industri.
Sekretaris Perusahaan Bank
Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa penguatan manajemen
risiko dan kepemimpinan keuangan yang akuntabel merupakan bagian penting dalam
menjaga kepercayaan publik serta mendukung agenda transformasi perusahaan
secara menyeluruh.
“Apresiasi ini menjadi
penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan
keterbukaan informasi kepada publik. Ke depan, Bank Jakarta akan terus
memperkuat kolaborasi, inovasi, serta disiplin dalam penerapan tata kelola guna
memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi
seluruh pemangku kepentingan,” ujar Arie.
Melalui capaian ini, Bank
Jakarta semakin optimis untuk melanjutkan agenda transformasi secara konsisten,
memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan layanan perbankan yang
profesional, inklusif, dan berdaya saing.
