Notification

×

Iklan

Iklan

SMK Sint Joseph Laksanakan Gerakan Pungut Sampah

Rabu, 18 Oktober 2023 | 21:18 WIB Last Updated 2023-10-18T14:18:44Z

Siswa Siswi SMK Sint Joseph saat melakukan kegiatan bersih-bersih/Ist


AKURATNEWS.ID, JAKARTA - SMK Sint Joseph, Sekolah Tanpa Tempat Sampah Gelar Aksi Pungut Sampah. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap kebersihan lingkungan masyarakat dan meningkatkan kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat.


Siswa-siswi SMK Sint Joseph yang berlokasi di Jl. Kramat Raya No. 134, Jakarta Pusat melaksanakan Gerakan Pungut Sampah dan Peduli Lingkungan ini dilaksanakan pada, Rabu (18/10/2023).


Gerakan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan P5 yang bertemakan Gaya Hidup Berkelanjutan dan Kearifan Lokal. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, guru dan karyawan. 


Para siswa dan guru dibagi menjadi beberapa kelompok dan ditempatkan sesuai wilayah masing-masing untuk terjun langsung melakukan aksi pungut sampah. Wilayah yang dituju antara lain Sudirman, Sarinah, Matraman, Cikini, Stasiun Gondangdia, Tugu Tani, Raden Saleh, Kramat Sentiong dan area sekitar sekolah. 


Dalam aksinya, setiap siswa tidak hanya sekedar memungut sampah, tetapi membantu Petugas Oranye menyapu jalan dan mengingatkan pengguna jalan yang terlihat membuang sampah sembarangan. 


“Kami jalan santai dari perempatan Pramuka sampai Stasiun Kereta Matraman dan sudah mengumpulkan dua kantong plastik sampah besar. Isinya macam-macam ada botol plastik, bungkus rokok, puntung rokok, sisa makanan dan lain-lain. Setelah sampah terkumpul kami serahkan kepada petugas orange yang membawa kendaraan untuk pengangkutan sampah,” ungkap Haposan Sitorus, S.Kom, guru produktif Desain Komunikasi Visual yang bertugas mendampingi kelompok siswa wilayah Matraman.


Sementara itu, Rani, Ketua OSIS SMK Sint Joseph mengungkapkan bahwa, kegiatan ini sangat baik dilaksanakan dalam menanamkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesadaran untuk hidup sehat serta bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. 




“Aksi nyata yang merupakan rangkaian dari kegiatan P5 ini bermanfaat agar kami dapat bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, saling tegur sapa, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat,” ungkapnya. 


Siswa-siswi SMK Sint Joseph sangat antusias selama mengikuti kegiatan dan berupaya meningkatkan kepedulian dalam mewujudkan lingkungan yang bersih. Meskipun SMK Sint Joseph bukan yang pertama melakukan gerakan seperti ini, tetapi tidak pernah ada kata terlambat untuk melakukan hal-hal sederhana yang memiliki dampak positif. 


“Kami bisa belajar bagaimana cara generasi muda untuk menjaga lingkungan dengan cara sederhana, kami juga belajar untuk berkomitmen dan berkolaborasi selama memungut sampah, selain itu kita juga bisa akrab bersama masyarakat sekitar untuk saling bergotong-royong,” jelas Tirsa, Siswi Kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor yang juga merupakan anggota dari Green Heroes BKSDA Jakarta. 


Di kesempatan yang sama, Loritha Dacosta Hale, S.Pd selaku Bidang Kesiswaan SMK Sint Joseph menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi siswa, guru dan karyawan untuk merawat bumi.


“Ini merupakan kegiatan positif yang dapat membangun kolaborasi antara siswa, guru dan karyawan dalam menjaga serta merawat bumi kita,” lanjutnya. 


Selain melaksanakan Gerakan Pungut Sampah dalam rangka kegiatan P5, SMK Sint Joseph terus berupaya menanamkan kesadaran kepada warga sekolah untuk mencintai lingkungan. 


Salah satu program yang menjadi keunggulan di SMK Sint Joseph adalah Sekolah Tanpa Tempat Sampah. Pada program ini seluruh warga sekolah diajak untuk mengelola sampahnya masing-masing. 


Sampah yang dihasilkan di sekolah wajib dibawa pulang kembali. Tak hanya itu saja, selain siswa wajib melaksanakan piket kelas, setiap guru dan karyawan memiliki tanggung jawab untuk membersihkan ruang guru, ruang UKS, Toilet, aula dan lain-lain yang dilakukan setiap hari atau secara berkala. 


SMK Sint Joseph juga memiliki kegiatan rutin yang dilakukan dalam menanamkan karakter positif dan mengolah kesadaran diri  untuk mencintai bumi antara lain sarapan sehat berkesadaran, makan hening berkesadaran, membumi, eko kreasi, total relaksasi, silent time dan lain-lain.