Film Siluman Dewi Ular, Kisah Nyata Mistis Penuh Pesan Mendalam
Press Screening & Press Conference film “Dewi Siluman Ular"/Foto. Noorwan/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, JAKARTA – Indonesia menjadi salah satu negara
dengan kesan mistis yang cukup kental dengan beragam budaya kepercayaan yang
ada. Salah satu kepercayaan yang ada di masyarakat Indonesia adalah jalan
pintas menuju kekayaan dengan melakukan perjanjian-perjanian dengan dunia gaib,
yang justru berakhir bencana.
Salah satu kepercayaan dalam menuju kekayaan adalah dengan
melakukan perjanjian hubungan dengan Dewi Siluman Ular, yang mana masyarakat
tanah air mengenal dengan ‘ngipri’. Ngipri dalam tradisi ini, seseorang menjalin
hubungan atau perjanjian dengan siluman ular, sering kali berwujud Ratu Ular
atau Nyi Blorong, untuk memperoleh kekayaan secara instan.
Banyak kisah mistis menyebutkan bahwa pelaku (umumnya
laki-laki) harus menjalani ritual pernikahan atau persetubuhan gaib dengan
sosok siluman ular demi memperlancar aliran kekayaan. Praktik pesugihan ini
sering kali dikaitkan dengan konsekuensi berat, seperti gangguan jiwa,
kekacauan hidup keluarga, hingga syarat tumbal atau kerugian besar setelah
perjanjian berakhir.
Kisah ini diambil dengan mengusung judul film Dewi Siluman
Ular, film horor supranatural yang gelap, mencekam, dan terasa sangat dekat
dengan kehidupan sehari-hari karena mengangkat persoalan utang, krisis
keluarga, serta godaan jalan pintas, lalu dibalut dengan teror jin, kutukan,
dan rahasia kelam dari masa lalu. Film ini tayang serentak di bioskop Indonesia
mulai Kamis, 12 November 2026, termasuk di jaringan Cinema XXI, CGV, Cinepolis,
dan bioskop nasional lainnya.
Film ini disutradarai Azhar Kinoi Lubis dan diproduksi oleh
Starvision. Durasi Dewi Siluman Ular tercatat 94 menit atau 1 jam 34 menit, dan
naskahnya ditulis oleh Upi serta Ayu Anggraini Putri. Hingga kini, rating umur
resmi dari Lembaga Sensor Film belum diumumkan secara luas, sehingga penonton
sebaiknya menunggu informasi resmi sebelum menonton bersama anak.
Film ini mengambil cerita nyata yang dialami oleh seseorang bernama
Dedi yang diperankan Derby Romero, seorang pria yang hidupnya hancur karena
utang dan terus dikejar debt collector. Di saat yang sama, istrinya harus
menjalani operasi caesar sehingga kebutuhan uang semakin mendesak. Dalam
keputusasaan, Dedi nekat melakukan pernikahan ritual dengan Dewi yang
diperankan Anya Geraldine, sosok jin berwujud siluman ular yang menjanjikan
kekayaan.
Masalah mulai muncul ketika Dedi mulai menikmati kemakmuran
yang datang tiba-tiba. Namun, kekayaan itu ternyata bukan hadiah gratis,
melainkan bagian dari perjanjian mistis dengan syarat yang ketat. Dedi dilarang
menikah dengan perempuan lain, dan ketika ia melanggar kesepakatan itu, Dewi
murka dan mulai meneror orang-orang terdekatnya. Dari sinilah kekacauan
dimulai, ketika Dedi harus menghadapi konsekuensi dari pilihannya sendiri.
Dari sinilah kekacauan dimulai. Dedi harus berusaha
melindungi keluarganya dari teror Dewi, sementara sosok jin itu semakin dekat
dan mengancam nyawa mereka. Ia harus mengungkap rahasia gelap dan akar masalah
dari perjanjian yang ia buat sebelum teror itu benar-benar menghancurkan
keluarganya dan mengambil nyawa mereka satu per satu.
Yang membuat film ini menonjol adalah cara ia tidak hanya
bermain di ranah jumpscare, tetapi juga membangun teror dari konflik sosial dan
emosional. Dedi bukan hanya korban keadaan, melainkan sosok yang harus
menghadapi kekuatan yang jauh lebih besar dari dirinya, dan bagaimana
keputusasaan bisa menjadi pintu masuk bagi kegelapan yang tidak pernah
benar-benar pergi. Film ini juga mengangkat tema pesugihan dan konsekuensi dari
jalan pintas yang dipilih manusia.
Pemeran lain yang ikut mengisi film ini antara lain Aulia
Sarah, Aghniny Haque, Humaira Jahra, Ashraf Dirgham, Arswendy Bening Swara,
Totos Rasiti, Azzalia Assyifa, Ayu Diah Pasha, Yati Surachman, Arief Didu, Ence
Bagus, Judith Callysta, Agung Bla, dan Aldo Gudel.
Dengan komposisi pemain sekuat ini, film terasa seperti
potret gelap kehidupan keluarga dan dunia jin yang saling bersinggungan, di
mana setiap karakter punya peran dalam menguak rahasia kelam yang menghantui
rumah dan mengancam keselamatan mereka. Dewi Siluman Ular cocok untuk penonton
yang menyukai horor supranatural dengan nuansa pesugihan, kutukan, dan misteri
yang perlahan terkuak.


Posting Komentar