Pasar Rampung Direvitalisasi, Pedagang Justru Mengeluh Soal Omzet yang Menurun

Ilustrasi Pedagang sayur di pasar tradisional yang sepi omzet/Foto. ChatGPT/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, BOGOR – Sejumlah pedagang Pasar Jambu Dua
Kota Bogor mengaku omzet penjualan menurun usai pasar rampung direvitalisasi.
Pasar yang kini dikelola Perumda Pasar Pakuan Jaya, perusahaan plat merah milik
Pemerintah Kota Bogor, resmi beroperasi kembali awal 2026 dengan konsep lebih
modern dan tertata.
Meski kondisi fisik pasar lebih baik, pedagang menyebut
jumlah pembeli justru berkurang dibanding sebelum renovasi. Salah satu pedagang
sayuran yang enggan disebutkan namanya mengaku omzet hariannya turun lebih dari
50 persen.
“Dulu sebelum direvitalisasi, sehari bisa dapat Rp600 ribu
sampai Rp800 ribu. Sekarang Rp250 ribu juga susah. Pasar memang bagus dan
bersih, tapi pembelinya sepi,” ujarnya, Kamis, (8/4/26).
Pedagang berharap Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor
segera melakukan promosi dan sosialisasi agar Pasar Jambu Dua kembali ramai.
“Kami cuma berharap pasar ini diramein lagi. Kalau terus sepi begini, kami
pedagang kecil nggak sanggup bayar sewa dan retribusi tiap bulan,” ucapnya.
Revitalisasi Pasar Jambu Dua merupakan program Pemkot Bogor
untuk menjadikan pasar tradisional lebih modern, aman, dan nyaman bagi pedagang
serta pembeli. Namun bagi pedagang, keramaian tetap jadi faktor utama
kelangsungan usaha.

Posting Komentar