Demokrat Optimis Pemerintah Bisa Kendalikan Dampak Kenaikan Harga BBM Non Subsidi
AKURATNEWS.ID, JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat yang juga Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menilai keputusan pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi y minyak global. Dan jenis BBM ini juga sebenarnya floating price,” jelas Kang Hero kepada awak media di Jakarta, Senin, 19 April 2026.
Lebih lanjut, Kang Hero meyakini, pemerintah telah menghitung dengan cermat kenaikan harga BBM non subsidi tersebut. Dengan demikian, kata Kang Hero, pemerintah akan dapat mengendalikan dampak dari kenaikan harga BBM non subsidi tersebut.
“Dampak itu pasti ada, namun saya yakin pemerintah telah menghitung dengan cermat agar dampaknya dapat dikendalikan,” imbuh dia.
Saatnya Percepatan Konversi Energi dari Minyak dan Gas ke Listrik
Di tengah kenaikan harga BBM non subsidi, Herman Khaeron mendorong, pemerintah untuk melakukan percepatan konversi energi dari minyak dan gas ke listrik. Konversi tersebut, lanjut dia, bisa dimulai dari sumber energi primer yang dapat diperbarui.
“Saatnya kita melakukan percepatan konversi energy dari minyak dan gas ke listrik dengan sumber energy primer yang dapat diperbaharui, semisal tenaga surya dan panas bumi,” jelas Kang Hero.
Kang Hero mengatakan, pemerintah dapat segera mengimplementasikan konversi gas ke listrik melalui program-progran yang terukur dan efektif.
“Mobil dan berbagai moda transportasi umum serta penggunaan gas untuk rumah tangga sudah bisa di konversi ke listrik, saya yakin hitung-hitunganya lebih murah,” pungkas dia.


Posting Komentar