AKURATNEWS.ID, SUMUT - Politisi Partai Gerakan Indonesia
Raya (Gerindra), Jenni Retno Vincentia, menilai sebuah foto yang memperlihatkan
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy bersama influencer Irwan Ferry di
lokasi bencana sebagai gambaran kuat pentingnya sinergi dalam penanganan krisis
kemanusiaan.
Menurut Jenni, foto tersebut tidak sekadar dokumentasi
kegiatan lapangan, melainkan simbol perubahan cara pandang dan kedewasaan para
tokoh muda dalam melihat peran negara. Vasco Ruseimy sebagai kader Gerindra dan
Irwan Ferry yang dikenal vokal mengkritik pemerintah, terlihat berjibaku
bersama membantu masyarakat terdampak bencana.
“Foto itu berbicara banyak hal. Di situ terlihat bahwa saat
bencana terjadi, tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Pemerintah, relawan,
tokoh publik, dan masyarakat harus bergerak bersama,” ujar Jenni dalam
keterangannya, Sabtu (26/12/2025).
Ia menilai kehadiran Irwan Ferry di lapangan bersama unsur
pemerintah menunjukkan kesadaran bahwa kritik di ruang digital perlu diimbangi
dengan aksi nyata. Selama ini, Irwan dikenal aktif menggerakkan opini publik
dan mendorong protes terhadap pemerintah, namun di lapangan ia justru memilih
terlibat langsung dalam kerja-kerja kemanusiaan.
“Ini proses pendewasaan yang penting. Mengkritik itu sah,
tapi ketika bencana datang, yang dibutuhkan adalah kolaborasi. Tanpa peran
negara, sekuat apa pun influencer atau relawan, penanganan tidak akan optimal,”
tegas Jenni.
Jenni juga mengapresiasi sikap Vasco Ruseimy yang turun
langsung ke daerah bencana sebagai representasi kepemimpinan yang responsif.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto
yang menekankan pentingnya gotong royong dan kehadiran negara di tengah rakyat.
“Para tokoh muda ini memahami bahwa mengeksekusi instruksi
kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak bisa dilakukan secara sektoral.
Harus bersinergi, harus bergotong royong,” katanya.
Ia berharap momentum ini dapat menjadi contoh positif bagi
publik, khususnya generasi muda, bahwa perbedaan sikap politik maupun pandangan
tidak boleh menghalangi kerja bersama untuk kepentingan kemanusiaan.
“Bencana tidak mengenal warna politik. Yang dibutuhkan
rakyat adalah kerja nyata, empati, dan persatuan. Apa yang ditunjukkan Vasco
dan Irwan adalah pesan kuat bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan bangsa,”
pungkas Jenni.

