Siap Ekspansi ke Manca Negara, ‘Pagi Sore’ Nobatkan Helmy Yahya sebagai Brand Ambassador

Ki-Ka: CEO Restoran Pagi Sore H. Erwin, Brand Ambassador Pagi Sore Helmy Yahya/Foto. Noorwan/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, JAKARTA – Sebagai restoran premium yang
mengusung menu khas tradisi dan memiliki pelanggannya tersendiri, Restoran Pagi
Sore menobatkan pembawa acara televisi, aktor, produser dan politikus Indonesia,
Helmy Yahya sebagai Brand Ambassador-nya.
Rumah Makan Pagi Sore yang diketahui berdiri sejak 53 tahun
yang lalu, dalam sejarahnya berdiri pada tahun 1973 di Palembang, Sumatera
Selatan, didirikan oleh dua sahabat asal Bukittinggi, H. Lismar dan H. Sabirin.
Pada tahun 2003, keduanya sepakat berpisah secara manajemen setelah 30 tahun
bekerja sama, yang kemudian melahirkan dua versi Pagi Sore dengan ciri khas
logo dan jalur ekspansi masing-masing.
Pagi Sore dengan logo mengusung warna hijau ini, memasuki
babak baru dalam perjalanan bisnisnya dengan rencana ekspansi ke sejumlah kota
di Indonesia dan manca negara, yang ditandai dengan dinobatkannya Helmy Yahya
sebagai Brand Ambassador.
Pengembangan bisnis melalui strategi ekspansi jaringan,
penguatan kolaborasi dengan investor dan mitra, serta regenerasi kepemimpinan
antargenerasi, langkah ini menjadi bagian dari visi perusahaan untuk memperluas
jangkauan sekaligus mempertahankan warisan cita rasa Minangkabau yang telah
menjadi identitasnya.
Tongkat estafet pengembangan yang kini dipegang oleh H.
Erwin, selaku CEO Pagi Sore Hijau, Ekspansi ke Jakarta dimulai dari kawasan
Kemang, sebelum jaringan usaha ini berkembang ke kawasan Pemuda dan sejumlah
kota lainnya, antara lain Surabaya, Semarang, Bali, Medan, Batam, dan Makassar.
"Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Pagi Sore dalam membangun bisnis kuliner dengan tetap menjaga kualitas produk, pelayanan, dan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri," kata Erwin saat konferensi pers di Pagi Sore Hijau Pemuda, Rawamangun Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Menyiapkan Babak Baru Ekspansi
Memasuki tahap pengembangan berikutnya, Pagi Sore menyiapkan rencana pembukaan cabang baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Pada 2026, perusahaan merencanakan ekspansi ke Malang,
Yogyakarta, dan kawasan Bidakara, Jakarta. Rencana berikutnya mencakup Jl.
Teluk Betung Grand Indonesia Jakarta dan Manado, serta pengembangan cabang
kedua di Batam. Memasuki 2027, ekspansi direncanakan berlanjut ke Balikpapan,
Bandar Lampung, dan Samarinda.
Rencana tersebut mencerminkan upaya Pagi Sore untuk
menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat fondasi bisnis secara
berkelanjutan. Pelaksanaannya akan menjadi bagian penting dari strategi
pengembangan jaringan usaha dalam menghadapi peluang industri kuliner nasional.
Regenerasi dan Sinergi Bersama Investor
Selain memperluas jaringan, Pagi Sore juga melanjutkan
proses regenerasi dengan melibatkan generasi penerus keluarga, yakni Ivan,
Devinna, dan Reyhan. Mereka mengambil peran dalam pengembangan usaha untuk
menjawab tantangan dan peluang bisnis ke depan.
Kolaborasi dengan investor dan mitra menjadi salah satu
unsur penting dalam perjalanan tersebut. Dukungan para pemangku kepentingan,
bersama kerja keras tim dan kepercayaan pelanggan, dinilai berperan dalam
menjaga keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.
"Perjalanan ini tentu tidak terlepas dari kepercayaan
para pelanggan, dukungan para investor dan mitra, serta kerja keras seluruh tim
yang terus menjaga kualitas dan nilai-nilai Pagi Sore. Kami menyadari bahwa
bertumbuh bukan hanya tentang membuka cabang baru, tetapi juga tentang menjaga
konsistensi, memperkuat pelayanan, dan memastikan bahwa setiap langkah tetap
berpegang pada nilai yang diwariskan oleh para pendiri," ujar Erwin.
Dengan bergabungnya Helmy, Pagi Sore direncanakan akan
menjajaki mancanegara, yang mana diakui Sang Brand Ambassador, telah mendapatkan
tawaran dari negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.
"Pagi Sore sendiri sudah menerima tawaran untuk membuka
cabang di Malaysia. Kita juga dapat tawaran dari Singapura, dari Australia.
Bahkan Pak Dubes itu, minta kita buka di Roma, Italia loh bos. Saya pribadi,
menginginkan, bisa juga buka cabang di Mekah, Madinah, maupun China, seperti
Shanghai, Beijing, dan Shenzen, yang menjadi tujuan wisata orang
Indonesia," pungkas Helmy.


Posting Komentar