Pedagang Soroti Sewa Tinggi dan Parkir Semrawut di Pasar Jambu Dua Bogor

Penampakan Pasar Jambu Dua Bogor/Foto. Ist/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, BOGOR - Kondisi Pasar Jambu Dua Kota Bogor
dikeluhkan para pedagang. Meski bangunan pasar baru selesai direvitalisasi,
aktivitas jual beli masih sepi pembeli.
Para pedagang menilai sepinya pembeli tak lepas dari
tingginya harga sewa kios yang ditetapkan pengelola, yakni Perumda Pasar Pakuan
Jaya Kota Bogor. Beban sewa yang mahal dinilai tidak sebanding dengan
pendapatan harian yang terus menurun.
"Kondisi pasar bangunannya baru, tapi pembeli sepi.
Harga sewa kios mahal, sementara pemasukan kami tidak menentu. Kalau terus
begini kami rugi," ujar salah satu pedagang Pasar Jambu Dua, saat ditemui
beberapa waktu lalu.
Selain soal sewa, pedagang juga menyoroti persoalan parkir.
Kendaraan yang parkir di luar area pasar kerap menghalangi badan jalan,
sehingga akses keluar masuk pembeli menjadi terganggu dan menimbulkan
kemacetan.
"Parkir di luar kadang menghalangi badan jalan, jadi
pembeli malas masuk ke dalam pasar," keluhnya.
Para pedagang berharap Perumda Pasar Pakuan Jaya sebagai
pengelola dapat mengevaluasi kembali besaran tarif sewa kios dan menata sistem
parkir agar lebih tertib. Mereka juga meminta adanya upaya promosi untuk
menarik kembali minat pembeli datang ke Pasar Jambu Dua.

Posting Komentar