Rayakan Semangat “From Zero to Hero” Garmin Run Indonesia 2026 Satukan 8.000 Pelari

Garmin Run Indonesia 2026/Foto. Ist/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, JAKARTA - Garmin Indonesia kembali
menghadirkan Garmin Run sebagai ruang bagi masyarakat untuk menikmati olahraga
sekaligus merayakan setiap perjalanan dalam berlari. Mencatatkan rekor
partisipasi tertinggi sejak pertama kali digelar pada 2022, lintasan perlombaan
tahun ini dipenuhi oleh 8.000 pelari dari berbagai kalangan.
Mengusung tema besar "From Zero to Hero", ajang
yang kini resmi naik tingkat menjadi bagian dari panggung global Garmin Run
Marathon Series ini membuktikan bahwa setiap individu dapat meraih pencapaian
luar biasa melalui dedikasi dan panduan teknologi running science yang tepat di
sepanjang rute 5K, 10K, maupun Half-Marathon.
Marketing Communications Manager Garmin Indonesia, Rian
Krisna, mengatakan, Garmin Run dihadirkan sebagai ruang bertumbuh bagi
komunitas lari di Indonesia. Filosofi 'running science' yang dikembangkan
sebenarnya berangkat dari niat sederhana.
“Kami ingin setiap pelari dari beragam latar belakang dan
levelnya bisa berolahraga dengan rasa aman. Teknologi Garmin smartwatch sepenuhnya
dirancang untuk memberdayakan pelari. Kami ingin mendampingi mereka menjadi
lebih peka dalam membaca kesiapan tubuh, sehingga setiap langkah yang diambil
selalu aman dan terukur,” ujar Rian, dalam keterangannya, Kamis (24/9/26).
Semangat “From Zero to Hero” pada Garmin Run 2026 juga
diperluas melalui kolaborasi dengan Bank Saqu sebagai Official Banking Partner.
Kerja sama ini membawa perspektif bahwa membangun kebiasaan positif membutuhkan
konsistensi, baik dalam menjaga kesiapan fisik maupun dalam membangun fondasi
finansial.
Sepanjang periode pendaftaran, Bank Saqu turut memberikan
program cashback bagi nasabah baru, yang dapat digunakan untuk pembelian tiket
Garmin Run 2026 dengan pembayaran QRIS Bank Saqu. Program tersebut menjadi
bagian dari kontribusi Bank Saqu dalam menghadirkan nilai tambah bagi komunitas
pelari.
Seperti yang disampaikan, Plt. Presiden Direktur Bank Saqu, Leka
Madiadipoera, pihaknya melihat olahraga bukan hanya tentang race, tetapi
tentang kebiasaan yang dibangun secara konsisten. Karena itu, bersama Garmin
Indonesia, Bank Saqu ingin mendukung perjalanan tersebut dengan memberikan
kemudahan bagi nasabah untuk memiliki produk Garmin, yang dapat menunjang gaya
hidup aktif, melalui Saku Kredit dengan penawaran spesial di seluruh Garmin
Store.
“Harapannya, manfaat kolaborasi ini dapat terus dirasakan
dalam keseharian, bahkan setelah Garmin Run 2026 selesai,” ungkap Leka.
Bersama Menjaga Langkah yang Berkelanjutan
Semangat sustainability menjadi bagian penting dari
penyelenggaraan Garmin Run 2026. Untuk memperkuat upaya tersebut, Garmin
menggandeng Matters Project sebagai Official Sustainability Partner dalam
menghadirkan berbagai edukasi dan aktivitas yang mendorong peserta untuk lebih
peduli terhadap lingkungan di area race village.
Upaya sustainability telah dimulai sejak rangkaian pre-event
hingga race day, termasuk penggunaan trofi berbahan material upcycled bagi
pemenang podium, sebelum kemudian dilanjutkan melalui pengelolaan sampah di
area penyelenggaraan.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Garmin untuk
menjadikan event bukan hanya sebagai perayaan olahraga, tetapi juga sebagai
ruang untuk memperkenalkan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap
lingkungan.
Co-Founder Matters Project, Rony Rahardian, menyatakan,
perubahan di lingkungan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Justru melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten,
dampaknya dapat menjadi lebih berarti.
![]() |
| Ki-Ka: Rian Krisna, Leka Madiadipoera, Anggi Wahyuda, Roy. |
“Perubahan terhadap lingkungan Kami berharap pengalaman di
Garmin Run dapat membawa kesadaran tersebut dan diterapkan dalam keseharian,” imbuhnya.
Berdasarkan data yang telah dihimpun selama digelarnya
rangkaian pre-event, terkumpul total timbunan sampah yang mencapai 268,49 kg.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 133,97 kg telah dipilah sebagai sampah anorganik
yang dapat didaur ulang,
Satu Lintasan, Ruang bagi Semua
Garmin Run 2026 juga kembali membawa semangat inklusivitas
dengan membuka ruang bagi peserta dari berbagai latar belakang dan kemampuan. Pelari
dengan keterbatasan fisik serta keluarga yang mengikuti kegiatan dengan
stroller menjadi bagian dari penyelenggaraan tahun ini, memperkuat pesan bahwa
setiap orang memiliki kesempatan untuk memulai perjalanan mereka sendiri.
Semangat tersebut turut direpresentasikan oleh Anggi
Wahyuda, #TeamGarmin sekaligus icon inclusivity 2026 Garmin Run Marathon Series
- Indonesia.
Bagi Anggi, yang sebelumnya sukses menaklukkan berbagai
gunung tinggi di dunia, Garmin Run menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa
pengalaman berlari tidak memiliki satu bentuk atau satu titik awal yang sama.
Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Anggi karena ia
berhasil menyelesaikan Half-Marathon pertamanya (virgin HM), sebuah pencapaian
yang diraih berkat tekad kuat dan pendampingan intensif dari Garmin Run Club
Coach Roy Putranto yang memanfaatkan presisi ekosistem running science Garmin.
Dia mengatakan, setiap pelari punya titik awalnya sendiri.
Ada yang mulai dari 5K, kemudian berkembang ke 10K, sampai akhirnya berani
mencoba Half Marathon seperti dirinya dalam event ini. Yang terpenting
menurutnya adalah keberanian untuk memulai dan terus berkembang.
“Dengan dukungan ekosistem Garmin dan bimbingan pelatih,
saya belajar bahwa langkah kecil yang konsisten akan selalu membawa kita pada
batas kemampuan yang baru. Garmin Run menurut saya menjadi ruang yang tepat
untuk merayakan perjalanan tersebut bersama-sama,” pungkas Anggi Wahyuda,
#TeamGarmin dan Icon Inclusivity Garmin Run Indonesia 2026.

Posting Komentar