Wisata Curug Tilu Leuwi Opat Menuju Thematic Tourism

Penandatanganan pengelolaan Wisata Curug Tilu Leuwi Opat/Foto. Ist/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, BANDUNG UTARA - Perum Perhutani Kesatuan
Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara melaksanakan penandatanganan Perjanjian
Kerja Sama (PKS) Wisata bersama CV Curug Tilu Leuwi Opat dalam rangka
pengelolaan wisata Curug Tilu Leuwi Opat.
Lokasi kerja sama berada di petak 63E, Resort Pemangkuan
Hutan (RPH) Cisarua, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, yang
secara administratif masuk wilayah Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan
Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Penandatanganan dilaksanakan di Aula
Kantor KPH Bandung Utara, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (9/4/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Administratur Perum Perhutani
KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha, didampingi jajaran manajemen, serta
pihak mitra pengelola CV Curug Tilu Leuwi Opat, Asep Tatang Taryana beserta
jajaran, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Deden Yogi Nugraha menyampaikan
harapannya agar Wisata Curug Tilu Leuwi Opat ke depan dapat berkembang menjadi
thematic tourism yang mengedepankan keindahan alam curug. Ia juga menegaskan
bahwa setiap kerja sama harus memiliki kepastian hukum melalui PKS agar
pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dengan luas areal 2,91 hektare, kawasan ini memiliki potensi
untuk menampung jumlah kunjungan yang lebih besar. Wisata Curug Tilu Leuwi Opat
merupakan wisata rintisan. PKS ini ditandatangani untuk jangka waktu dua tahun
sebagai tahap awal menuju kerja sama business to business sesuai ketentuan
Perum Perhutani, dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil monitoring dan
evaluasi,” ujarnya.
Sementara itu, Asep Tatang Taryana menyampaikan bahwa dalam
pengelolaan wisata Curug Tilu Leuwi Opat, pihaknya membuka peluang bagi Lembaga
Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sekitar untuk turut berperan.
“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi LMDH untuk
berkontribusi melalui ide, saran, serta dukungan dalam menjaga keamanan kawasan
wisata. Harapannya, pengelolaan wisata ini dapat berkembang lebih baik dan
memberikan peningkatan pendapatan bagi Perhutani maupun mitra,” ungkapnya.

Posting Komentar