Uwais Pictures Rilis Final Trailer Film Ikatan Darah, Tayang Mulai 30 April 2026
AKURATNEWS.ID,
JAKARTA - Film Ikatan Darah
persembahan Uwais Pictures merilis final trailer yang
menampilkan adegan aksi laga brutal dan berdarah-darah. Final trailer film ini
akan menggambarkan rangkaian aksi laga yang bikin penonton tarik napas di layar
besar.
Dalam
final trailernya, kita juga bisa melihat dengan lebih jelas gaya bertarung dari
masing-masing anggota Geng Mafia Primbon. Misalnya, Boris (Abdurrahman Arif)
yang sering ditunjukkan
menggunakan senjata tajam
seperti mesin pemotong rumput hingga
parang.
Macan (Rama)
yang memiliki gaya
bertarung khas pembunuh kejam
dan menyakiti lawannya secara perlahan, hingga duel penuh emosional antara Mega
(Livi Ciananta) dan Dini (Ismi Melinda) yang merupakan sahabat namun harus
bertarung demi kepentingan masing-masing.
Sutradara
Sidharta Tata membuat berbagai koreografi aksi di film ini berjalan begitu
dinamis dengan sinematografi yang semakin membuat penonton ikut berada di
tengah pertarungan.
Dikenal
dengan judul-judul series action-nya yang banyak dicintai penonton Indonesia.
Kini, untuk pertama kalinya, Sidharta Tata membuat film action layar lebarnya
lewat Ikatan Darah, dengan produser eksekutif Iko Uwais.
Sebagai
penggemar The Raid, Tata sendiri mengaku bekerja sama dengan Iko Uwais adalah
cita-citanya sejak ia menjadi sineas. Tata sudah sejak lama mendamba untuk
menggarap film action.
Di film
Ikatan Darah lah
Tata banyak belajar
dari sang maestro laga Indonesia tersebut. Salah satu yang menarik
adalah, di adegan fighting, ada kamera yang dilibatkan untuk ikut berantem.
Elemen ini menjadi sesuatu yang baru untuk Tata.
“Di
sini yang menarik adalah kamera itu ikut berantem. Nah, itu yang belum pernah
saya temukan sebenarnya.
Bagaimana kemudian tradisinya
Uwais Pictures itu adalah menciptakan semua elemen harus
bekerja, bekerja untuk mendukung koreo fight itu menjadi nyata. Termasuk
bagaimana kemudian camera works itu berjalan,” ujar sutradara film Ikatan Darah
Sidharta Tata.
“Wah,
itu aku melihatnya gila ya. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Dan di final trailer, penonton bisa melihat dinamisnya fighting
di film ini,” tambah Tata.
Di
samping itu, film Ikatan Darah juga menyajikan signature aksi laga yang sangat
khas Indonesia. Alih-alih
melibatkan senjata api,
Tata memilih untuk di hampir banyak adegan laganya
menggunakan tangan kosong, memanfaatkan gaya laga tiap karakternya, dan
beberapa senjata tajam yang sangat khas Indonesia.
“Saya sedang
menerjemahkan sesuatu
yang berhubungan dengan
lokalitas Indonesia. Yang saya lihat dengan pengalaman empiris saya, ya
senjata tajam yang digunakan, dengan berbagai macam bentuk alat-alatnya,
seperti celurit, golok, dan sebagainya,” ungkap Tata.
“Bisa dilihat
juga dari rekam
jejak film saya, saya selalu tidak pernah lepas dari kultur Indonesia
yang sangat Indonesia sekali. Jadi lokalitas itu yang saya manfaatkan, termasuk
di Ikatan Darah,” tambah Tata.
Film
Ikatan Darah menciptakan set yang sangat realis. Penonton akan melihat berbagai
adegan aksi laga baik duel hingga kolosal yang melibatkan ratusan ekstras
di tempat-tempat yang
sangat khas Indonesia
seperti perkampungan padat penduduk dan gang-gang. Film ini juga
telah memenangkan Best Production Design di JAFF20.
Ikatan
Darah dibintangi oleh Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu
Wikana, Abdurrahman Arif, Ramadhan Ruswadi, Agra Piliang, Ismi Melinda,
dan aktris senior
Lydia Kandou. Diproduksi
oleh Uwais Pictures,
film ini turut didukung oleh KG Pictures, Legacy Pictures, dan Raid
Rapid Active. Film ini diproduseri oleh CEO Uwais Pictures Ryan Santoso dengan
produser eksekutif Iko Uwais, Yentonius Jerriel Ho, dan Yocke Kaseger.
Film
Ikatan Darah telah melakukan world premiere di Fantastic Fest 2025, Texas,
dan berkompetisi di
JAFF20. Film Ikatan Darah tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia.
Sinopsis
Mega
(Livi Ciananta), seorang mantan atlet pencak silat yang kini bekerja sebagai
pramusaji, harus menyelamatkan
kakaknya, Bilal (Derby
Romero), yang menjadi buruan para gangster terkejam akibat hutang dan
pembunuhan yang tak sengaja ia lakukan.
Aksi perburuan
membuat kakak beradik
itu terjebak di
sebuah kampung yang seluruh pintu keluarnya telah ditutup
oleh para preman anak buah dari bos gangster, yaitu Primbon (Teuku Rifnu).
Kini, Mega dan Bilal harus bekerja sama untuk dapat meloloskan diri dari
kejaran para gangster itu meski nyawa menjadi taruhannya.
Tentang
UWAIS PICTURES
UWAIS
PICTURES adalah rumah produksi film yang diluncurkan pada tahun 2023 oleh aktor
sekaligus atlet bela diri Iko Uwais. Perjalanan Uwais Pictures berawal dari
“Uwais Team” sebuah tim koreografi aksi yang telah dikenal luas lewat
kontribusi di berbagai film nasional dan
internasional. Uwais Pictures hadir dengan visi untuk menghadirkan film laga yang mengakar pada seni bela diri Indonesia,
namun tetap mampu bersaing di pasar global.
Rumah
produksi ini digerakkan oleh tim inti yang solid, termasuk Iko Uwais sebagai
Chairman dan Ryan Santoso sebagai CEO. Setiap film yang diproduksi dihadirkan
dengan filosofi bahwa aksi bukan sekadar hiburan visual, melainkan medium untuk
bercerita dan menginspirasi generasi yang baru.
Proyek perdana
Uwais Pictures, Ikatan Darah garapan Sidharta Tata dan Timur
yang disutradarai langsung oleh Iko Uwais, menjadi penanda langkah pertama
untuk memperkenalkan wajah baru film laga Indonesia.
Melalui
karya-karya tersebut, Uwais Pictures ingin mengedukasi penonton muda agar
semakin menghargai film laga lokal, sekaligus memperkenalkan pencak silat
sebagai bagian dari identitas bangsa. Dengan semangat kolaborasi dan orientasi
pasar internasional, Uwais Pictures berkomitmen untuk menjangkau penonton yang
lebih luas dan bisa menduniakan film laga Indonesia di kancah perfilman dunia.


Posting Komentar