Munjirin Terapkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Mulai dari Kantor Wali Kota

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan sosialisasi pilah sampah di Perkantoran/Foto. Ist/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID,
JAKARTA –
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus memperkuat komitmen
pengurangan sampah dari sumbernya. Salah satu langkah konkret yang dilakukan
yakni melalui sosialisasi pemilahan sampah di lingkungan Gedung Perkantoran
Kantor Wali Kota Jakarta Timur, yang digelar di Aula Serbaguna Bambu Apus,
Senin (13/4).
Kegiatan
ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN)
dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Turut hadir Asisten Perekonomian
dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi serta Kepala Suku Dinas
Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur Julius Monangta.
Wali
Kota Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan sosialisasi ini menjadi langkah awal
penerapan pemilahan sampah secara menyeluruh di lingkungan kantor wali kota.
Setiap ruangan diharapkan mampu memilah sampah yang dihasilkan secara mandiri
sejak dari sumbernya.
“Selama
ini kita gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sudah seharusnya
lingkungan kantor kita juga menjadi contoh dalam penerapan pemilahan sampah,”
ujar Munjirin.
Sosialisasi
tersebut melibatkan para kepala Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), Satuan
Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta petugas kebersihan di setiap ruangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sampah yang dihasilkan di lingkungan
kantor wali kota sudah dalam kondisi terpilah sebelum diangkut.
Ke
depan, Pemkot Jakarta Timur juga akan mendistribusikan standar operasional
prosedur (SOP) pengelolaan sampah, mulai dari tingkat ruangan hingga proses
pengangkutan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Dengan demikian,
petugas hanya perlu mengangkut sampah sesuai jenisnya, baik organik maupun
anorganik.
Untuk
memperkuat implementasi, Munjirin menegaskan akan menerbitkan instruksi khusus
bagi seluruh ASN di lingkungan kantor wali kota. Instruksi tersebut antara lain
mendorong pengurangan sampah dari sumber, seperti penggunaan botol minum
pribadi (tumbler) serta kebiasaan membawa dan membuang sampah masing-masing ke
tempat yang telah dipilah usai kegiatan rapat.
Dalam
mendukung sarana dan prasarana, Pemkot Jakarta Timur akan melakukan konsolidasi
dalam satu pekan ke depan, termasuk menggandeng Baznas Bazis Jakarta Timur
untuk penyediaan tempat sampah terpilah di setiap ruangan.
“Saya
minta dalam satu minggu ini dilakukan konsolidasi kesiapan sarana dan
prasarana. Setelah itu, program ini langsung kita jalankan secara konsisten,”
tegasnya.

Posting Komentar