Kehadiran Bobibos Dinilai Akan Ringankan Beban Masyarakat
![]() |
| Ilustrasi Bobibos/Foto. CahtGPT/akuratnews.id |
AKURATNEWS.ID, JAKARTA - Bahan Bakar Original Buatan
Indonesia, Bos atau Bobibos dipastikan telah memiliki adiktif yang dalam
formulasinya berbahan baku murah dan mesin khusus. Dengan adanya bahan baku murah dan mesin
khusus ini membuat biaya produksi bahan bakar nabati berbasis jerami ini hanya
Rp 5.000 per liternya.
Demikian disampaikan Dewan Pembina Bobibos yang juga
merupakan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Mulyadi, menanggapi keraguan
atas tingginya biaya produksi bahan bakar nabati berbasis jerami ini. Mulyadi
juga menjawab soal klaim rendahnya biaya produksi Bobibos yang dikemukakan oleh
seorang Guru Besar IPB.
“Kita sudah menemukan adiktif yang dalam formulasinya
berbahan baku murah dan mesin khusus yang kita rakit. Harga pokok produksi kita
di bawah Rp 5000 per liter,” kata Mulyadi kepada awak media di Jakarta, Rabu,
29 April 2026.
Lebih lanjut, Mulyadi mengatakan, kehadiran Bobibos bukan
menjadi pengganti BBM berbahan fosil. Mulyadi mengutarakan, bahwa kehadiran
bakar nabati berbasis jerami ini sebagai alternatif bagi masyarakat akan BBM
berbahan fosil.
“Bobibos adalah alternatif bukan pengganti,” beber dia.
Tak hanya itu, Mulyadi mengungkapkan, bahwa Kementerian ESDM sendiri telah
menginstruksikan kepada Bobibos untuk fokus di bensin lantaran memiliki RON 98.
Hal ini, kata Mulyadi, sesuai dengan hasil lab dari Lemigas.
“Bahkan saat rapat di kementerian ESDM karena hasil lab dari
Lemigas kita memiliki RON 98.
Bobibos diminta untuk fokus di bensin,”
ungkap Mulyadi.
Beberkan Sederet Manfaat dan Hal Positif
Mulyadi mengatakan, Bobibos sendiri memiliki sederet hal
positif dan manfaat bilamana diberikan kesempatan untuk menjadi alternatif dari
BBM berbahan fosil. Mulyadi, setidaknya membeberkan 8 manfaat dari keberadaan
Bobibos.
“Membantu meringankan beban masyarakat terkait biaya
BBM,karena pasti jauh lebih murah,” imbuh Mulyadi.
Tak hanya itu, lanjut Mulyadi, Bobibos juga menyediakan
bahan bakar berkualitas lantaran memiliki RON 98. Mulyadi pun memastikan, bahan bakar Bobibos
lebih ramah lingkungan karena merupakan nabati.
“Meningkatkan kesejahteraan petani,karena limbah jerami memiliki nilai ekonomi dan membantu meringankan keuangan negara karena import BBM berkurang,” imbuh Mulyadi.
Legislator asal Jawab Barat ini memastikan, kehadiran
Bobibos juga akan turut membuka
lapangan pekerjaan baru dengan jumlah
besar. Mulyadi menekankan, kehadiran Bobibos juga akan meningkatkan
perputaran uang lebih besar di daerah.
“Lalu jika sawah dan jumlah panen ditingkatkan, kemandirian
energi semakin nyata,karena sawah bukan saja jadi tempat kemandirian pangan.
Tapi bisa jadi sumber kemandirian
energi,” tandas Mulyadi.


Posting Komentar