Pemerhati Sospol Dukung Presiden Lakukan Evaluasi Pimpinan dan Pejabat
![]() |
| Pemerhati sosial dan politik, Louis Carl Schramm/Foto. ChatGPT/akuratnews.id |
AKURATNEWS.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto baru-baru
ini mengungkapkan rasa prihatinnya terkait kinerja aparatur negara dalam rangka
mendorong kinerja para pejabat, birokrat maupun petugas di lapangan yang masih dinilai
mengecewakan.
Menanggapi hal tersebut, Pemerhati sosial dan politik, Louis
Carl Schramm, mendukung Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan
evaluasi kepada pimpinan dan pejabat
yang masih mengecewakan dari sisi tanggung jawab serta kinerja kepada bangsa
dan negara.
Louis menanggapi sikap Presiden Prabowo Subianto Prabowo
yang menilai bangsa Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, kesulitan, dan
kekurangan yang berkaitan erat dengan kinerja dari para pejabatnya.
“Sebaiknya harus ada evaluasi lagi, supaya semua ASN
(pejabat) bergerak itu akan kelihatan hasilnya,” kata dia kepada awak media di
Jakarta, Selasa, 10 Januari 2026.
Lebih lanjut, Louis menegaskan, sikap tegas Presiden Prabowo
juga diperuntukkan hingga level
Kementerian. Menurut Louis, apabila
terdapat Kementerian yang masih belum bekerja maksimal maka sejatinya harus
dievaluasi dan dibenahi.
“Memang apa yang disampaikan Presiden harus didukung untuk
membenahi birokrasi yang ada. Kalau menurut saya sampai Kementerian ada yang
malas-malas menterinya juga harus dievaluasi, reshuffle saja, sah-sah saja ya,”
kata dia.
“Kalau kinerja kementerianya jelek kan harus di evaluasi .
Jadi jangan membebani pemerintahan dalam hal ini Presiden,” tambah dia.
Louis pun memaklumi keresahan dan kekecewaan Presiden
Prabowo dengan pimpinan dan pejabat negara
yang masih belum bekerja maksimal untuk bangsa.
Louis menuturkan, saat ini pemerintah perlu bergerak cepat
lantaran tengah menghadapi berbagai tangan akibat situasi geopolitik.
“Pemerintah ini perlu berlari cepat dengan keadaan ekonomi
yang sekarang dan perang timur tengah, Rusia-Ukraina juga belum selesai dan ini
berdampak ke kita semua. Kalau kita malas-malasan, tidak efektif ya harus di evaluasi,” imbuh dia.
Teguran Berdampak Positif
Dalam kesempatan yang sama, Louis mengingatkan, bahwa
teguran keras Presiden Prabowo kepada anak buahnya menghasilkan dampak positif.
Salah satu yang cukup terasa ialah soal urusan lingkungan atau sampah.
“Contoh saat masalah lingkungan, Presiden berteriak semua
baru bekerja, kalau tidak, tidak akan efektif. Sampai akhirnya semua bekerja
membersihkan lingkungan,” tegas dia.
Louis mengakui, Presiden Prabowo merupakan sosok yang sangat
disiplin dalam bekerja. Namun, kata dia, sayangnya para aparatur saat ini
terlalu menikmati dan terbawa pola kerja saat masa Pandemi Covid-19
“Begini kan kita sudah lihat sendiri disiplin kerja pada
Presiden sangat disiplin. Sedangkan (pejabat dan ASN) agak di nina bobokan dengan keadaan seperti
adanya Covid, WFH, work from anywhere, akhirnya banyak sudah terbiasa seperti
itu,” tandasnya.
