Notification

×

Iklan

Iklan

Universitas Budi Luhur dan Sinar Mas Land Wadahi 200 Atlet Sepeda di JPG Bukit Batu MTB Trail Race Championship

Sabtu, 28 Oktober 2023 | 17:55 WIB Last Updated 2023-10-29T01:25:10Z

Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, melepas salah satu kelas Kejuaraan JPG Bukit MTB Trail Race Championship, di sirkuit Bukit Batu JPG MTB Trail Park, BSD City.


AKURATNEWS.ID, JAKARTA - Sebanyak 200 pesepeda turut ambil bagian dalam Kejuaraan Balap Sepeda Gunung dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang digagas oleh Universitas Budi Luhur (UBL) dengan mengusung Kejuaraan JPG Bukit Batu MTB Trail Race Championship, di sirkuit Bukit Batu JPG MTB Trail park, BSD City.


Ajang Prestasi Olahraga Balap Sepeda Gunung dan Pengenalan Balap Sepeda Gunung Listrik di Indonesia, Sabtu, 28 Oktober 2023, menggandeng Sinar Mas Land dan JPG Mountain Bike Community sebagai langkah nyata kepedulian dan dukungan terhadap dunia olahraga Indonesia melalui olahraga sepeda. 


Ketua Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, MBA, mengatakan Kejuaraan sepeda bukan hal baru bagi Universitas Budi Luhur. Tercatat mulai dari tahun 2012 kegiatan komunitas JPG di Bintaro setiap tahun telah dibuat acara lomba semacam ini.


"Dan ini sudah bagian dari yang kesekian kali dalam penyelenggaraan. Namun demikian, untuk kegiatan di Bukit Batu ini merupakan kegiatan yang pertama, karena memang selama ini belum ada kegiatan di lokasi ini. Yang mana, kami pernah mau membuat sebelum pandemi. Namun akhirnya tertunda setahun dan akhirnya ini buat lagi," ungkap pria yang akrab dipanggil Pak Aang ini kepada awak media di lokasi, Sabtu (28/10).


"Ini bagian dari satu kecintaan kita kepada olahraga sepeda, supaya nanti berkembang atlet-atlet lokal hingga nasional. Syukur-syukur hingga yang lebih tinggi bisa masuk ke Olympic, itu merupakan cita-cita," lanjutnya. 


Dia mengatakan, para peserta yang turut ambil bagian dalam Kejuaraan ini cukup mengagetkan. Yang mana tercatat ada peserta yang berasal dari Sumatera, Jawa Timur, Jawa Barat ditambah atlit-atlit lokal. 


"Secara nasional, kita meyakini bahwa acara ini sukses untuk penyelenggaraannya," katanya. 




Teknologi Baru


Terkait dengan teknologi baru dalam dunia sepeda, Aang mengungkap,  ada teknologi  baru di dunia sepeda yakni e-bike. Yang mana sepeda saat ini ada yang menggunakan baterai, dan pesertanya cukup banyak.


"Nanti Mungkin tahun-tahun ke depan lebih meningkat lagi, karena di dunia e-bike sudah menjadi salah satu bagian dari sport yang mungkin nanti bisa diangkat oleh ISI atau oleh IMI, mungkin saat ini belum ada bagiannya," ungkapnya. 


Lebih lanjut dia menyampaikan, dalam gelaran kali ini ada beberapa kelas yang diperebutkan. 


'"Yang pasti untuk kelas ada Junior, ada main Open lebih ke profesional, setelah itu kelas-kelas tambahan yang sifatnya untuk mendukung orang cinta bersepeda dan juga ada tingkat Veteran yang seharusnya saya ikut," katanya. 


Untuk itu, Aang menyampaikan bahwasanya sepeda merupakan kecintaan bagi dirinya yang tak bisa dilepaskan dalam histori perjalanan hidupnya. 




"Harapannya untuk olahraga sepeda, Saya cinta sepeda. Saya tumbuh besar di Jogja dulu, bangga saat pergi sekolah menggunakan sepeda dan sampai hari ini. Harapan saya, ini akan tumbuh terus bukan hanya di mountain bike tetapi ada di roat bike, juga ada di BMX. Saya yakin Indonesia punya banyak atlet-atlet yang hebat dan saya akan hadir di situ untuk terus mendukung," tegasnya sambil menyampaikan "Salam Budi Luhur."


Sementara itu, Rektor UBL Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, M.M., menambahkan Universitas Budi Luhur – Sinarmas Land – JPG Bukit Batu MTB Trail Race Championship 2023 ini merupakan komitmen Universitas Budi Luhur dan JPG untuk terus memberikan yang terbaik kepada para atlet atas prestasi yang telah mereka raih.


"Ini serta bentuk kepedulian untuk melahirkan bibit baru untuk terus beregenerasi, dan memberikan bentuk hiburan yang menyegarkan bagi masyarakat," imbuhnya. 


Kejuaraan ini sangat dinantikan oleh para atlit maupun penghobi sepeda gunung. Yang mana, panitia mengakomodir antusiasme para pecinta sepeda gunung dengan tidak membebankan biaya pendaftaran (free registration) untuk 200 peserta pertama dalam event kejuaraan sepeda gunung ini.