Anton Suratto: Pidato AHY Tegaskan Demokrat Jadi Bagian Solusi Pemerintahan Prabowo

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto (Tengah-Kacamata), saat menghadiri saat perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat/Foto. Ist/akuratnews.id
AKURATNEWS.ID, JAKARTA – Di puncak perayaan HUT ke-25,
Partai Demokrat telah menjawab tudingan segelintir pihak yang mengaitkan
Demokrat dengan Pilpres 2029. Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton
Sukartono Suratto, memastikan pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti
Yudhoyono (AHY) menjawab tudingan yang mengemuka.
Anton menyebut, dalam pidatonya, AHY secara tegas menyatakan
bahwa Demokrat ingin menjadi bagian dari solusi dalam pemerintahan Presiden
Prabowo Subianto dan berkomitmen bersama-sama menyelesaikan setiap persoalan.
“Ketum AHY jelas menyatakan dalam pidatonya di acara puncak
HUT ke-25 Partai Demokrat, bahwa Demokrat tidak ingin berdiri di pinggir
lapangan. Sebagai bagian dari pemerintahan, Demokrat ingin menjadi bagian dari
solusi. Bukan hanya ingin menunjuk masalah, tapi berkomitmen menyelesaikannya,”
kata Anton kepada awak media, Jumat, 11 September 2026.
Lebih jauh, Anton mengingatkan bahwa dalam pidatonya, AHY
juga menegaskan loyalitas kepada pemerintah atau pemimpin tidak harus
bertentangan dengan kesetiaan kepada rakyat.
Pesan tersebut, kata Anton, jelas meneguhkan loyalitas
Demokrat kepada pemerintahan Prabowo Subianto dan rakyat Indonesia.
“Dan perlu dicatat, Ketum AHY juga menegaskan bahwa loyal
kepada pemerintah atau kepada pemimpin tidak harus bertentangan dengan setia
kepada rakyat,” imbuh Anton.
Anton juga menegaskan, AHY menyebut kompetisi dalam politik
merupakan hal yang wajar dalam ruang demokrasi. Menurutnya, AHY memahami bahwa
setiap partai politik ingin menang dan mendapatkan peran yang lebih besar, baik
di eksekutif maupun legislatif.
“Sudah lumrah, setiap parpol ingin menang dan mendapatkan
peran yang lebih besar di eksekutif maupun legislatif,” tegas Anton.
Tak hanya itu, Anton menegaskan bahwa AHY juga berpesan,
meski warna setiap partai politik beragam, sepatutnya kompetisi tidak menafikan
persatuan.
“Merah putih telah mengikat persatuan tersebut dalam satu
napas Indonesia,” tandas Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti
Yudhoyono (AHY) menjadi sorotan usai melontarkan pidato terkait kekuasaan bukan
milik seseorang untuk selamanya.
Pidato AHY tersebut kemudian dikaitkan sejumlah pihak dengan
keinginan dan kepentingan dalam Pilpres 2029.
Posting Komentar